Buat yang hobi bercocok tanam, agribisnis menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan pundi-pundi tambahan. Tapi tentunya harus dibekali dengan ilmu yang mumpuni agar bisa menghasilkan uang, dan perencanaan keuangan yang baik, termasuk perencanaan resiko dengan menggunakan asuransi. Kini sektor pertanian memang sudah mulai ditinggalkan oleh para pemuda. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh BPS, hanya sekitar 23 persen dari total seluruh pemuda di Indonesia khususnya yang generasi milenial yang tertarik untuk terjun ke sektor pertanian.
Deretan tanaman yang bisa dijadikan bisnis
Budidaya jamur
Jamur menjadi salah satu panganan favorit masyarakat di Indonesia. Yang paling sering jadi bahan konsumsi adalah jamur tiram. Kamu bisa membudiddayakan jamur tiram di lahan yang terbatas seperti di halaman belakang rumah misalnya.
Menjualnya pun juga tidak terlalu sulit, bisa didistribusikan secara mentah ke pasar atau restoran-restoran mewah. Tapi kalau kamu bisa mengolahnya menjadi bahan makanan yang jadi, misal keripik jamur, nugget jamur, dan lain-lain tentu harga jualnya menjadi lebih tinggi.

Jual buah-buahan organik
Buah-buahan menjadi komoditas yang juga dibutuhkan oleh orang banyak. Kamu bisa berkebun apel, anggur, buah naga, atau apapun disesuaikan dengan lahan yang dimiliki.
Tapi kalau jual buah yang biasa aja sih sudah banyak juga yang jual. Biar lebih beda, kamu bisa menjual buah-buahan organik. Buah-buahan organik adalah buah yang proses panennya tidak menggunakan bahan kimia sama sekali.

Jual sayur mayur organik
Pestisida atau bahan kimia lainnya yang digunakan di perkebunan-perkebunan ternyata bisa membahayakan kesehatan tubuh. Niatnya sih untuk melindungi tanaman dari hama, tapi ternyata justru bisa menyebabkan bahaya kanker bagi yang memakannya.
Selain buah-buahan, sayuran organik juga bisa dijadikan salah satu pilihan bisnis. Kalau kamu punya lahan luas di kampung halaman, tanam saja sayuran seperti sawi, kol, wortel dan lain-lainnya namun tidak menggunakan bahan kimia sama sekali.

Tanaman hias
Tanaman hias ternyata juga memiliki banyak peminat. Biasanya dicari-cari oleh orang yang ingin mengadakan acara besar-besaran seperti acara lamaran, pesta pernikahan, ulang tahun, dan lain-lainnya.
Memanfaatkan momentum tersebut, gak ada salahnya kamu budidayakan tanaman-tanaman hias. Seperti misalnya mawar, anggrek, dan lainnya. Kalau kamu bisa merangkainya harga jualnya akan lebih mahal lagi.

Budidaya tanaman obat
Tanaman obat juga bisa dijadikan komoditas agribisnis yang menjanjikan. Ada banyak tanaman obat keluarga atau TOGA yang bisa kamu pilih, misalnya jahe yang sangat berguna untuk mengobati masuk angin, lidah buaya untuk kesehatan rambut dan menghilangkan jerawat, daun cincau untuk mengobati panas dalam, dan masih banyak lagi.
Budidaya tanaman obat juga gak membutuhkan lahan yang luas kok. Bisa ditanam di halaman depan rumah atau halaman belakang rumah.
