Potensi Agribisnis Indonesia

Bila dapat dijelaskan secara ringkas dan sederhana, potensi agribisnis di Indonesia dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Berkat kondisi geografis Indonesia yang potensial dari segi agricultural; sektor agribisnis menjadi nilai tambah untuk mendukung perekonomian nasional. 45% dari nilai tambah perekonomian Indonesia berasal dari agribisnis.
  • Agribisnis telah membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia karena proses pengolahan dan produksinya masih secara manual dan melibatkan banyak sumber daya manusia.

Sektor agribisnis Indonesia merupakan sumber daya yang alami. Di pasar global, sektor industri seperti ini tidak bisa dilakukan dengan mudah karena keterbatasan sumber daya alam maupun letak geografisnya. Maka dari itu sektor agribisnis Indonesia memiliki nilai dagang yang kompetitif dan berkontribusi besar terhadap hasil ekspor.Agribisnis menyediakan bahan pangan bagi masyarakat sehingga akses ke bahan-bahan pokok seperti beras sangat mudah dan terjangkau. Hal ini tentu saja berdampak langsung pada ketahanan pangan nasional dan stabilitas ekonomi suatu negara.

A. Semakin banyak masyarakat yang memahami dan peduli terhadap kesehatan sehingga mereka pun mencari sumber bahan pangan yang alami dan tidak melalui banyak proses kimiawi. Sektor agribisnis dapat menunjang permintaan tersebut.

B. Indonesia merupakan lahan potensial dengan teknologi padat tenaga kerja. Jadi, baik skala kecil maupun besar, pengembangan segmen usaha ini cukup fleksibel dan dapat dilakukan dengan cepat.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai